Andik Vermansyah Impikan Bermain di Real Madrid



Andik-Vermansyah
Tampil menawan di ajang SEA Games 2011 bersama tim nasional Indonesia U-23 membuat nama Andik Vermansyah melambung. Pemain mungil ini mulai mengecap popularitas di pentas sepakbola Indonesia.


Nama Andik Vermansyah semakin dikenal saat memperkuat tim Indonesia Selection menghadapi Los Angeles Galaxy yang diperkuat David Beckham dalam laga persahabatan pada 30 November 2011 lalu. Andik kembali tampil cemerlang lewat aksi-aksi individunya yang sering merepotkan barisan pertahanan klub asal Amerika Serikat tersebut.

Saking lincahnya, pemain bertubuh mungil ini sempat mendapatkan tekel keras dari Beckham. Bintang LA Galaxy ini mengakui kualitas Andik. Becks mengungkapkan penyesalan telah melakukan tekel dengan memberikan kostum miliknya kepada Andik. Ini menjadi kenangan tak terlupakan bagi pemain 20 tahun ini.
Sejak penampilan apiknya itulah Andik kini dikabarkan sedang dilirik klub-klub Eropa. Salah satu klub Eropa yang akan merekrut Andik adalah Benfica, klub asal Portugal. Benarkah kabar itu?

Berikut petikan wawancara VIVAnews.com dengan Andik lewat telepon selulernya, Jumat 2 Desember 2011:

- Benarkah Anda mendapatkan tawaran dari Benfica?
Tawaran secara langsung tidak pernah. Mungkin itu hanya isu-isu media saja. Sebab, selama ini memang saya belum pernah dihubungi secara langsung oleh klub Portugal itu.

- Kabarnya, Anda pernah ditawari Saleh Mukadar (mantan manajer Persebaya) untuk bermain di Benfica?
Begini, memang saya pernah ditawari oleh Pak Mukadar. Andik bagaimana kalau kamu bermain di Eropa di Benfica, apa kamu mau? Terus saya jawab, saya pikir dulu kalau kontraknya memuaskan dan jauh berbeda dengan sekarang (di Persebaya), mungkin saya akan mikir-mikir. Sebab, bermain di Eropa tidak mudah. Di sana perlu banyak adaptasi mulai bahasa, makanan dan cuaca. Apalagi, kalau main di sana, saya harus meninggalkan keluarga saya, itu tidak mudah bagi saya.

- Jadi sejauh ini belum ada tawaran resmi dari klub Eropa?
Belum ada, tapi kalau nantinya sudah menjadi rezeki saya juga tidak kemana-mana kok.

- Kalau boleh memilih, klub Eropa mana yang Andik inginkan?
Saya ingin bermain di Real Madrid.

- Mengapa suka Real Madrid, apa di sana ada pemain favorit Anda?
Real Madrid adalah klub besar. Dan saya suka Cristiano Ronaldo.

- Tapi, kalau tawaran dari klub-klub Indonesia apakah ada?
Banyak, tawaran itu terus mengalir sampai sekarang. Tapi, semua saya tolak.

- Mengapa ditolak?
Tahun ini saya sudah terikat kontrak dengan Persebaya (IPL). Saya telah menandatangani kontrak selama 2 tahun sampai 2013. Saya ingin menjadi pemain sepakbola profesional. Jadi, setelah saya menandatangani kontrak baru, saya sudah terikat dengan Persebaya.

- Klub mana saja yang terus merayu Anda?
Banyak, semua klub-klub besar. Saya sebut saja ya, di antaranya ada Sriwijaya FC dan Mitra Kukar. Tentu saja, mereka menawari bayaran lebih besar. Tapi, itu semua tidak bisa saya ambil karena saya sudah terikat kontrat.

- Apa langkah ke depan Anda?
Saya ingin terus bisa tampil di timnas Indonesia.

- Saran Anda bagi para pesepakbola muda yang ingin seperti Anda?
Berlatih terus menerus. Jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai. Seperti saya, kalau di klub hanya latihan tiga kali dalam satu minggu, maka porsi latihan saya tambah sendiri. Saya satu hari minimal latihan tiga kali, pagi, siang dan sore.

Sumber : Vivanews.

Andik Vermansyah Diincar Benfica

Andik Vermansyah dengan nomor 21 (Antara/Sigid Kurniawan)
Andik Vermansyah dengan nomor 21 (Antara/Sigid Kurniawan)


Ghiboo.com - Belakangan nama Andik Vermansyah semakin tenar. Pria mungil berusia 19 tahun yang bermain untuk klub Persebaya Surabaya, juga turut membela timnas u-23 di ajang Sea Games?

Lincah, cepat, agresif, dan bahkan rela untuk berebut bola di pertahanan sendiri membuatnya begitu mudah dikenali.

Puncaknya yang paling seru adalah saat Andik mampu merepotkan klub asal Amerika L.A Galaxy beberapa waktu yang lalu dalam sebuah pertandingan uji coba. David Beckham bahkan sampai memberikan respect pada Andik dengan "menghadiahi" sebuah tackling keras.

Pelatih L.A Galaxy, Bruce Arena sempat mengutarakan niatnya, untuk mengajak Andik berlatih bersama klub tersebut. Nah! Berita dari media portugal, A Bola (4/12/2011) menyebutkan, Benfica dikabarkan tertarik merekrut Andik lagi. Belum ada pernyataan resmi dari Benfica terkiat hal ini.

Sebenarnya hal ini bukanlah cerita yang baru. Rui Costa mantan pemain Benfica dan AC Milan, sempat menyatakan ketertarikannya pada Andik, dan mengajak pria Surabaya ini berlatih. Tapi sayang saat itu Andik belum siap.

Benfica sendiri melahirkan beberapa pemain berbakat, diantaranya legenda seperi Eusebio, Rui Costa, Nuno Gomez, Angel Di Maria, hingga Oscar Cardozo. Mungkin saja kali ini Benfica terlibat CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) setelah melihat penampilan gemilang Andik bersama timnas u-23 di Sea Games.

Sumber: http://id.berita.yahoo.com



Situs Berita Portugal Sebut Andik Vermansyah Lionel Messi-nya Indonesia


Isu Andik Vermansyah akan bergabung ke Benfica ternyata tidak hanya dibicarakan di negara kita. A Bola, salah satu surat kabar olahraga ternama Portugal, mencantumkan berita singkat tentang pemain Persebaya 1927 ini.

Andik Vermansyah

Tidak tanggung-tanggung. Dalam berita yang dirilis pada 3 Desember 2011 kemarin, A Bola menyebut Andik sebagai Messi dari Indonesia.

A Bola menyebutkan, “Gelandang serang Andik Vermansyah, yang dianggap sebagai salah satu bakat terbesar sepakbola Indonesia, dikabarkan siap direkrut Benfica oleh pers di negara tersebut.”
Ditambahkan pula, meskipun baru 20 tahun, Andik sudah menarik minat beberapa klub untuk mendapatkan servisnya.

Selain mencantumkan nama Andik dalam beritanya, A Bola juga menayangkan video salah satu aksi Andik. Sayang, video tersebut di bagian awal, kualitasnya tidak seberapa. Video ini berdurasi 1:45 menit dan memamerkan aksi Andik di Liga Primer Indonesia musim lalu.

Sementara itu, CEO Persebaya, Llano Mahardika, membocorkan rahasia. Menurutnya, selain Benfica, Sporting Lisbon dan AC Milan juga memburu Andik. Konon, AC Milan ingin menawarkan opsi “trial” kepada Andik. Ia akan diajak berlatih bersama skuad Rossoneri di San Siro.

Menurut Llano Mahardika, sebenarnya tim pemandu bakat Sporting Lisbon dan AC Milan berencana datang ke Indonesia untuk memantau langsung Andik. Namun, karena November ini kompetisi di Indonesia terhenti untuk SEA Games, kedatangan mereka tertunda.

Andik sendiri memang banyak mendapatkan pujian. Laga kontra LA Galaxy hanyalah salah satu dari sekian penampilan cemerlangnya. Musim lalu, bersama Persebaya 1927, Andik pun sudah tampil konsisten dan digadang-gadang akan menjadi salah satu pion utama lini depan sepakbola Indonesia.

Sumber: http://sport.sidomi.com

Bakso “Bersejarah” Hanya Ada di Surabaya

Ada - ada saja cara orang untuk menarik perhatian pembeli.  Salah satunya adalah usaha bisnis kuliner Bakso Solo Rindu Malam yang bertempat di persimpangan jalan Ciliwung dan Adityawarman Surabaya. Sekali waktu bila ke Surabaya selain berkunjung ke Kebun binatang ( Bon Bin) Surabaya tak ada salahnya mencoba  makan bakso solo Rindu Malam  yang tak jauh dari Bon Bin.

Mengenai rasa baksonya menurut saya lezatnya ya  standar saja.  Maklum saya bukan penggemar bakso he he he. Harganyapun tak mahal sepuluh ribu sudah cukup kenyang. Warungnya juga  sederhana . Tapi entah mengapa pembelinya berjubel dan parkir kendaraan sampai berderet - deret .

1323011146259254787


Menurut cerita para pelanggan tetap bakso Solo Rindu Malam,  dulu  warung bakso tersebut hanya  ada satu. Kemudian  usaha bakso Rindu Malam itu maju pesat, maka  mereka membuka cabang dan mendirikan sendiri. Pernah mengambil tempat agak berjauhan dengan warung bakso yang lama, tetapi akhirnya kembali lagi ke lokasi lama. Jika sekarang ada yang  bertanya mana  warung bakso yang asli menurut saya tak ada bedanya. Semua rasanya sama ya  ASLI seperti bakso pada umumnya.

13230105741440148742

Lucunya di dinding salah satu warung bakso Solo itu dicantumkan sejarah atau riwayat berdirinya warung bakso lengkap dengan kisah perpecahan kepemilikan usaha warung bakso itu, seperti tampak pada gambar.” Buka sejak 1984 di Ciliwung pojok, sejak Mei 2007 keluar dari tempat tersebut. Sekarang buka di sini sejak Januari 2008. Tempat lama kami  sekarang juga buka bakso, tetapi tidak ada kaitannya dengan kami. Hanya 4 karyawan kami diambil mereka.”

Menggelikan sekali membaca history bakso Solo Rindu malam ini. Lalu saya coba iseng  Menengok aktifitas  warung bakso Solo di sebelahnya. Wah ini rupanya yang namanya persaingan bisnis. Dengan lebih intelektual sedikit maka warung bakso Solo Rindu malam yang di sebelahnya ternyata telah mendaftarkan hak paten nama usaha dan merek bakso Solo Rindu Malam miliknya. Lucu juga ya persaingan ini. Lihat dokumen yang ditempelkan di tembok  warung bakso pada foto dibawah ini.

13230137991333233324


Suasana bakso Solo Rindu Malam yang satunya ini juga tak kalah ramai pengunjung. Bahkan antrian sepeda motor dan mobil berderet. Tentu saja ini rejeki juga bagi tukang parkir, terutama setiap hari libur . Lihat saja sejak saya datang sampai mau pulang hampir tak ada berhentinya antrian parkir dan antrian tempat duduk. Sebut saja Tanti, salah satu pembeli yang sempat saya tanya.  Tanti mengaku sejak pacaran sampai dengan punya anak tiga masih setia berlangganan bakso Solo rindu Malam ini. Sesekali ia mengajak anaknya dan suaminya bernostalgia di sini.


1323011069236977286


Dulu pernah saya ke sini penjualnya belum pakai seragam, namun sekarang sudah pakai seragam lengkap dengan kasirnya segala. Salah satu service tambahan adalah suguhan lagu keroncong dari grup musik jalanan  yang  ada sekitar warung bakso tersebut. Para pengamen keroncong jalanan itu duduk depan warung bakso lengkap dengan alat musiknya. Mereka menyediakan baskom koin sukarela di depan para pembeli yang sedang menikmati lezatnya menu bakso Solo. Menarik juga  rupanya makan bakso sambil mendengar lagu keroncong. Suara dan musiknya cukup bagus.

Bagi penggemar bakso, nggak ada salahnya parkir di warung bakso ini sambil menikmati keroncong dan  bakso ” bersejarah ” di kota pahlawan ini. Tapi jangan sering - sering lho, hati  - hati vetsin dan formalin he he he.

Bidan Romana Tari
Sumber: http://wisata.kompasiana.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...